Tuesday, January 8, 2013

When Love In A Far Place Give Me Spirit!!

Dalam Hidupku yang selama ini ku jalani, tak pernah ku rasakan hatiku sebahagia dan sesemangat ini.. Semua tumbuh karena cinta, cinta yang Allah beri kepada hambaNya yang mampu bersabar menjalani dan mampu berusaha untuk memperjuangkannya.. karena Cinta itu takkan datang sendiri.. :D Allah Subhanahu Wa Ta'ala Yang Maha Mengatur Segalanya..

Aku berdiri di bumi ini karena Allah Ta'ala, hamba yang hanya hidup sementara ini ingin menunjukkan cinta terhadap tulang rusuk yang akan menjadi tatanan masa depan hamba. Dia seorang wanita yang shalihah, dengan hijab yang menjadi penyempurna kehidupannya adalah seseorang yang mampu menjadi pendamping ketika hamba menjadi pemimpin dalam berkeluarga kelak.. Dukungan kepercayaan yang hamba beri, tidak semata² hanya untuk mengejar rasa simpatinya, namun ketulusan yang hamba percayakan kepadanya adalah bukti bahwa hamba benar² mencintainya, tanpa ingin membuatnya terluka untuk yang kesekian kalinya..

Tuhan Yang Maha Menyatukan setiap dua insan yang saling mencinta, takkan pernah sekalipun ingkar. Murkanya Allah akan menjadi azab bagi hamba yang suatu saat melukai tulang rusuknya sendiri.. Inilah rencana yang telah Tuhan suratkan, dan hamba berharap dengan ini semua, diapun mampu bersabar menjalani dan mampu mengingatkan hamba dikala hamba melakukan kesalahan..



Tulang Rusuk Hamba


اَللَّهُمَّ صَلِِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ


Wanita shalihah adalah sebaik-baik keindahan menatapnya menyejukkan kalbu ....
Mendengarkan suaranya menghanyutkan batin....
Wanita shalihah adalah bidadari surga yang hadir didunia
Wanita shalihah adalah ibu dari anak-anak yang mulia ...
Wanita shalihah adalah istri yang meneguhkan jihad suami ....
Wanita shalihah adalah penebar rahmat bagi rumah tangga, cahaya dunia dan akhirat ....

Saturday, May 21, 2011

Seuntai Kata Di Lubuk Hatiku

اَللَّهُمَّ صَلِِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
"Jauh Dalam Lubuk Hatiku Kau Selalu Membayangi"

Sejauh kau layar rindu dalam arung kata
Aku masih di sini
Menatap dinding-dinding kenangan


Kusentuh seluruh
Butir-butir air mata nestapa
Ku abadikan pada nyanyian embun
Tentang jejak-jejak rindu


Oh..
Segala manikam rasa
Menggurat senja dengan air mata
Sukma menyatu di bingkai bianglala
Mestikah kau meragu setia?


Dalam diam’ku sering kutatap
Langit masih biru
Bulan jatuh di kerling matamu


~♥~ Yang Selalu Terkenang ~♥~